Cara berpikir wanita - Hal yang masih jadi misteri dan belum bisa dipelajari oleh ilmu pengetahuan adalah "Cara Berfikir Perempuan" (@negativisme)

Sekarang sudah jarang Saya melihat wanita yang sempurna hijabnya. Kebanyakan dari mereka memakai celana JEANS yang ngetat, alih-alih ingin terlihat gaul dan gak ketinggalan zaman, Ibadah(menutup aurat) yang hukumnya wajib bagi setiap penganut Agama Islam, telah dibeli oleh rasa gengsi, katanya sih kalo gak gitu gak Gahooooolllll sepertinya mereka sudah tergoda oleh bisikan JEANS KAFIR aka SETAN.

Katanya udah tau aurat Wanita itu darimana sampai mana tapi kok masih diliatin

Apalagi perempuan zaman sekarang, Gigi saja dipagari tapi paha dibagi-bagi (@negativisme)
"emang rela dibagi-bagi?"
jadi jangan marah kalau ada laki-laki yang menggoda, karena --itu-yang-dibagikan-- sudah milik bersama kan
khususon para Seleberitis, menjelang Bulan Ramadhan banyak yang tiba-tiba berjilbab. Alhamdulillah deh. Tapi ini kan soal ibadah, hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhannya, gak etis kan kalau menutup aurat ada musim-musimnya apalagi disebut sebagai Pencitraan.

Disisi lain, wanita yang 'misterius', yang tak pernah memperlihatkan yang jadi aib baginya dan selalu menutup --apa-yang-menjadi-- auratnya, terlihat sungguh menawan dan menggetarkan kalbu. kenapa??. Karena mereka BERHARGA, dan patut untuk dihargai. Mereka mahal. Mereka menghargai diri mereka sendiri sebagai seorang Muslimah. Hamba Allah subhanahu wata'ala yang taat.

"Belajarlah menghargai jika ingin dihargai"

Tapi tidak banyak yang seperti itu sekarang. Kebanyakan wanita yang ingin dihargai hanya sekedar memasang tarif yang bisa dibeli dengan rayuan maut laki-laki yang membuat hati wanita melayang-layang. *tolong maafkan laki-laki

"Dicintai dan disayangi kamu adalah anugerah terindah yang tuhan berikan padaku, maukah kau jadi pacarku???"
gak tau darimana kata-kata itu berasal, entah copas, entah baca dari buku, entah dari bisikan setan, si wanita karena terbuai (terbuaL kali ya) tanpa berpikir panjang langsung mengiyakan.

"iya kakanda, aku mau jadi pacarmu"

apa yang dipikirkan? apakah si wanita ingin mengikat si laki-laki sebagai pasangan yang dibawa ke pernihakan?? ataukah hanya sekedar memenuhi kebutuhan batin (baca:nafsu) sesaat.

"ah lu sirik kali gak pernah ngerasain yang namanya pacaran"
Ya, benar adanya kalau memang saya iri, tapi itu duluuuu. Sekarang Alhamdulillah saya mempelajari sudut pandang yang lebih baik, tau akan arti cinta yang benar -?-

Mencintai karena_Nya untuk mendapatkan Ridhanya, Ikhlas melepas jika tidak bersama wanita yang dirindukan, Mencintai wanita karena Agamanya.

"ane gak percaya kalau lu cintai wanita karena agamanya, lu laki-laki ane juga laki-laki. wajah dan bentuk fisik itu no.1, akuin aja!!"

Emang sih biasanya laki-laki selalu menganggap fisik no.1 dengan persepsi bahwa sifat wanita yang telah terikat dengan kita bisa kita rubah sedikit demi sedikit. Tapi apa segampang itu??. Tidak.

Jangankan mengubah wanita kearah yang lebih baik, cara kamu mengikat wanita tersebut juga sudah tidak baik. Ane kan juga sudah bilang mencintai karena_Nya adalah arti cinta yang sebenarnya -?-

Dengan mencintai_Nya berarti kita mencintai ketetapan_Nya yang diberikan kepada wanita tersebut. Ketetapan apapun.

Agama no.1, fisik no.2

Gini ya, misalnya Allah telah mempertemukan kita dengan wanita yang keren Agamanya, cantik pula. Saat kita berjihad fii sabilillah mencari maisyah untuk keluarga, dijamin deeh gak akan lirik kanan-kiri. Main serong. Kenapa?? ya karena selalu ingat ada bidadari yang selalu menunggu pelukan kita dirumah :D. Mantap. hahaha

setuju ya fisik no.2

Wanita itu hebat, dia tercipta dari rusuk Pria untuk memahami dan menemani bukan untuk 'melayani'.
Heyhey kita juga harus memuliakan mereka loh. Karena dibalik kesuksesan seorang pria, selalu ada wanita dibelakangnya. Yang pertama Ibu, mungkin selanjutnya kamu :)

"Aah! itu bukan karena belajar sudut pandang baru, lu jelek aja dan gak laku"
Ya, memang saya tidak rupawan, tidak kaya, tidak cerdas juga tapi bersyukur itu butuh.


(Al-Ghuroba'/ngahontal.blogspot.com)