Uhibbukum Fillah - Jangan terlalu akrab sama lawan jenis sebagai sahabat, karena Rasa suka bisa muncul karena terlalu dekat. Sahabatmu adalah sahabatmu, dia bukan target calon istri atau suamimu. bersahabatlah yang tulus, tanpa niat terselubung.

Banyak muslimah ingin tobat dari sahabatan yg terlalu dekat, tapi rayuan ikhwan membuatnya selalu tetap di tempat. Bukankah lebih enak bila jarak itu tetap ada, seperti kata bak truk, tetap jaga jarak aman, terlalu dekat bisa senggolan.

Sahabat laki perempuan ga bisa dan ga boleh sedekat sahabat cewek sama cewek. Sahabat itu tidak perlu dibuktikan dengan sms yang sering, sehari bisa 20 sms lebih. intinya hanya tabur tabur perhatian. Awalnya hanya berbagi sharing, lama lama suka dan cinta. Kalau sudah begitu takut kehilangan. Nafsu muncul gembira.

Terlalu sering cakap cakap, berbagi apa saja, hingga sampai berbagi hati. Kalau sudah begini lebih akrab dari sepasang kekasih. kenapa, tak boleh? Sebab dalam islam pergaulan ada aturannya. Persahabatan putra dan putri tetap menghajatkan adanya hijab. Membatasi, baik fisik maupun perasaan. Becanda berlebihan, bahkan sampai soal pernikahan, akan mengurangi kehormatan dan melemahkan kecemburuan. Sahabat itu akan peduli pada surga dan nerakamu, maka jagalah dia dengan tidak terlalu dekat dengannya.

Curhat kepada sahabat? setiap suara yang kamu dengar akan menjadi panah setan yang menusuk hati dan perasaan. Suara lembutnya akan melalaikan hati, dan menghajar pertahanan iman kamu. Sifat lelakimu muncul dan itu bahaya kawan.

Kita sahabatan pake cara islam, bukan cara barat. Dimana sahabat boleh memeluk sahabatnya. Boleh bersahabat, asal tahu aturan dan tahu batasan. Bukan nabrak lintasan dan garis yang sudah ditetapkan.


(Ust. Burhan/Al-Ghuroba'/ngahontal.blogspot.com)